WD 3 FISIP: Pelepasan Bukan Tanggung Jawab Fakultas

0
7
Pengumuman pembayaran pelepasan FISIP.
(Cahunsoedcom/Nabilah Agil)
Purwokerto, Cahunsoed.com ­– Jumat (3/3), Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni FISIP Unsoed, Ahmad Sabiq mengatakan pelepasan bukan tanggung jawab fakultas. “Tanggung jawab fakultas hanya sampai yudisium, bukan sampai acara pelepasan” katanya. Padahal dia juga mengatakan pelepasan adalah acara seremonial yang sudah menjadi tradisi sejak FISIP melaksanakan wisuda pertama kali.

Fakultas mengaku tidak menganggarkan untuk kegiatan pelepasan dan juga atributnya seperti medali dan plakat. Hal ini diutarakan Wakil Dekan Bidang Umum dan Keuangan, Muslih Faozanudin, “Dalam anggaran yang ada dananya hanya konsumsi dan pembekalan mahasiswa” katanya.

Hal ini mengakibatkan untuk acara pelepasan justru tanggung jawab pelaksana dan penarikan dilemparkan pada BEM FISIP, terhitung sejak wisuda periode Desember kemarin. (Baca: Beberapa Fakultas Masih Tarik Biaya Pelepasan Wisuda). Dekan FISIP, Ali Rokhman mengatakan Fakultas  takut pungli saat melakukan penarikan uang sehingga melimpahkan ke mahasiswa. “Kami para dekan telah mendapat perintah dari rektor agar tidak melakukan penarikan yang ada indikasi pungli,” katanya.

Mahasiswa mengeluhkan adanya pembayaran untuk acara pelepasan. Mia Ariesta, Ilmu Politik 2012 mengatakan, pengeluaran mahasiswa saat mengerjakan skripsi sudah sangat banyak. “Untuk UKT mahasiswa akhir saja masih keberatan ini ketambahan bayar acara pelepasan ya makin banyak pengeluaran,” ungkapnya.

Ketua DLM FISIP Unsoed, Rifaldi Syafitra mengatakan seharusnya tidak ada penarikan uang lagi kepada mahasiswa dan fakultas tegas untuk tidak melakukan penarikan kalau takut pungli. “Untuk pelepasan, seharusnya tidak ada penarikan uang lagi dan kalau fakultas takut itu pungli ya harusnya jangan melimpahkan ke mahasiswa, itu namanya tetap pungli karena di luar UKT,” katanya.

Mahasiswa juga menginginkan tidak ada penarikan lagi dan fakultas menganggarkan segala kebutuhan mahasiswa saat kelulusan. Mahasiswa Sosiologi 2012, Maris Sinambela mengatakan pengeluaran saat kelulusan sudah banyak seperti untuk kebutuhan wisuda. “Saya ingin tidak ada lagi pengeluaran dan yang menjadi kebutuhan seharusnya sudah dianggarkan oleh fakultas” katanya. (Muhammad Rijal/Nabilah Agil)
Ed: Triana Widyawati

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here