UKT Akan Dihitung Ulang

0
167

Purwokerto – Cahunsoed.com, Rabu (25/11), Meski tiap tahunnya diadakan evaluasi, sistem UKT yang sudah berjalan selama tiga tahun ini masih menuai banyak permasalahan. Seperti belum terpenuhinya seluruh kebutuhan akademik mahasiswa dalam rumusan unit cost. Sehingga mengakibatkan terjadinya penarikan lain diluar UKT. (Baca: Dana KKL Tak Masuk Perhitungan UKT)

Atas dasar itulah, menjelang berakhirnya semester gasal, pihak rektorat melalui unit fakultas terkait berencana melakukan penghitungan ulang UKT. (Baca: UKT Masih Bermasalah) Seperti yang dikatakan oleh Wakil Dekan II Fakultas Peternakan Unsoed, Nunung Noer Hidayat, kemungkinan penghitungan ulang UKT akan dilakukan awal tahun 2016 dengan melibatkan seluruh mahasiswa yang diwakili oleh himpunan mahasiswa ditiap jurusan. (Baca: Mahasiswa Ilmu Komunikasi Iuran Untuk Praktikum) “Memang belum ada surat resmi, tapi sempat beberapa kali dibahas saat rapat dengan WD 2 yang lain,” katanya.

Bambang Haryadi, Wakil Dekan II Fakultas Ilmu Kesehatan, mengatakan hal serupa, ia mengakui memang ada banyak kebutuhan mahasiswa yang belum masuk kedalam unit cost, seperti KKN dan praktikum mahasiswa. (Baca: Biaya KKN Ditanggung Mahasiswa) “Kabar resminya saya belum dapat, tapi memang ada wacana seperti itu,” katanya.

Nunung menjelaskan lebih lanjut, setiap tahun memang ada penghitungan ulang UKT  sebagai bentuk evaluasi dan monitoring. “Tapi sepertinya besok adalah penghitungan yang lebih mendetail,” katanya.

UKT Akan Dinaikan

Dalam penghitungan ini, ada wacana untuk menaikan nominal UKT. Langkah tersebut diambil guna memperoleh pemasukan UKT yang lebih besar. Seperti yang dikatakan oleh Wakil Dekan II Bidang Keuangan, FISIP, Muslih Faozanudin. Pihaknya akan menambah nominal UKT dengan penyesuaian inflasi harga. (Baca: Dekan Peternakan Akui UKT Tidak Perlu Dinaikan) “Iya jelas, kalau UKT sekarang pemasukannya sedikit mas. Maka dari itu tahun depan rencananya UKT akan kami naikan,” kata Muslih.

Sementara itu, Nunung Noer Hidayat, mengatakan bentuk penghitungan ulang adalah menginput kebutuhan mahasiswa yang belum tercatat dalam unit cost. Ia juga menjelaskan bila kenaikan UKT tidak perlu dilakukan karena nominal UKT yang kini dibebankan kepada mahasiswa, sudah memenuhi seluruh kebutuhan mahasiswa. “Belum tahu kapan dihitung ulang, tapi saya inginnya tidak sampai naik karena memang UKT sekarang sudah mencukupi,” kata Wakil Dekan II Fakultas Peternakan ini.

Wakil Rektor II, Nurul Anwar, mengatakan universitas memang berencana melakukan penghitungan UKT secara serentak melalui unit fakultas dan jurusan. Ia pun mengaminin perihal kemungkinan kenaikan UKT tahun depan. Namun ia enggan menjelaskan lebih lanjut mengenai  penghitungan UKT. “Kalo itu silahkan tanya saja ke bagian perencanaan mas di WR IV, itu bukan bidang saya,” kata wakil rektor bidang keuangan ini saat dihubungi via telepon, Minggu (22/11).

*

Sementara itu, menurut Presiden BEM FPIK, Rizqi Firmansyah, penghitungan ulang UKT justru sudah dilakukan beberapa minggu yang lalu dengan pihak fakultas untuk menghitung kebutuhan mahasiswa yang belum masuk ke dalam unit cost. “UKT-nya memang naik, kemungkinan tahun depan tidak ada penarikan biaya transportasi untuk praktikum,” katanya. (Baca: Jurusan Perikanan dan Kelautan Tarik Uang Praktikum Mahasiswa Pengguna UKT)

Hal senada juga diungkapkan oleh Kepala Prodi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi, Anang Kusuma, penghitungkan ulang UKT di prodi yang ia pimpin sudah dimulai sejak minggu lalu. “Iya minggu ini sudah mulai penghitungan,” kata Anang.

Thomy Adam, Mahasiswa Sosiologi 2013, mengatakan dirinya tidak sepakat dengan wacana kenaikan UKT. Menurutnya kenaikan UKT tidak berdampak apapun kepada mahasiswa, seperti kenaikan UKT yang terjadi pada tahun 2014. Meski UKT sudah dinaikan tetapi penarikan diluar UKT masih banyak terjadi. “Jika kenaikan UKT ini untuk menjawab kebutuhan mahasiswa seharusnya bisa di antisipasi lewat penambahan anggaran subsidi pendidikan oleh universitas, bukannya malah dibebankan kepada mahasiswa, ini jelas sebuah logika yang keliru,” katanya.

(ALX/DYH/TRI)

SHARE
Previous articleMahasiswa Purwokerto Dukung Aksi Mogok Buruh
Next articleMahasiswa Angkat Aktivitas Masyarakat Banyumas Lewat Foto
Cahunsoed.com adalah Portal Berita Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) SOLIDARITAS Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Purwokerto yang menyajikan berita dan kejadian-kejadian seputar dunia kampus, pendidikan, pemuda, kreativitas, serta berita seputar Banyumas. Selain itu, kami senantiasa menjadi “watch dog” atau kontrol kuasa atas kebijakan-kebijakan kampus.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here