Tolak Kriminalisasi Dokter, Ratusan Dokter Turun Ke Jalan

0
92

Purwokerto – Cahunsoed.com, Rabu (27/11), Aksi Solidaritas Tolak Kriminalisasi Dokter dilakukan oleh ratusan dokter yang tergabung dalam IDI (Ikatan Dokter Indonesia) dan Mahasiswa Kedokteran Banyumas. Aksi ini merupakan respon terjadinya penahanan Dokter Dewi Ayu Sasiary yang terjadi di Manado dan dua rekannya yang dianggap melakukan malapraktik. “Malapraktik itu jika si dokter melakukan kesalahan atau kelalaian dalam pemeriksaannya, kalau dikasus ini kan Dokter Ayu sudah melakukan tindakan sesuai SOP (Standard of Procedure),” ujar Dokter Budi Setiawan, Wakil Bupati Banyumas yang juga merupakan anggota IDI Banyumas.

Dalam aksi solidaritas ini, para dokter juga menghentikan kegiatan pelayanan kesehatan untuk pasien rawat jalan. “Kita memohon maaf kepada masyarakat Banyumas karena selama satu hari ini kita tidak melakukan pelayanan kesehatan, kecuali untuk pasien darurat dan miskin,” ujar Dokter Untung Gunarto yang merupakan Ketua IDI Banyumas. Gerakan 1 hari tanpa dokter ini dilakukan oleh dokter di seluruh Indonesia atas inisiasi IDI pusat.

Aksi dilakukan mulai dari kampus Kedokteran Unsoed, kemudian  long march ke kantor DPRD untuk menyampaikan surat pernyataan sikap dari IDI Banyumas kepada DPR RI. kantor DPRD, mereka diterima Ketua DPRD, Juli Krisdiyanto, juga anggota-anggota DPRD. (egi)

SHARE
Previous articleMahasiswa Berharap Rektor Baru Selesaikan Masalah UKT
Next articlePerjuangan Belum Berhenti, Dukungan Nasional Menanti
Cahunsoed.com adalah Portal Berita Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) SOLIDARITAS Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Purwokerto yang menyajikan berita dan kejadian-kejadian seputar dunia kampus, pendidikan, pemuda, kreativitas, serta berita seputar Banyumas. Selain itu, kami senantiasa menjadi “watch dog” atau kontrol kuasa atas kebijakan-kebijakan kampus.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here