Tak Kunjung Mendapat Tanggapan, BEM Unsoed Layangkan Surat Terbuka untuk Rektor

0
23
Ilustrasi surat terbuka untuk Rektor Unsoed (Cahunsoed.com/Adhytia Mahendra)

Purwokerto, Cahunsoed.com – Sabtu (9/5). Mahasiswa Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) melalui Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Jenderal Soedirman (BEM Unsoed) melayangkan surat terbuka untuk rektor beserta jajarannya tentang tuntutan hak atas pendidikan selama pandemi Covid-19 pada Jumat (8/5). Surat terbuka merupakan follow up dari permintaan audiensi yang sebelumnya diajukan secara tertulis tertanggal 14 April yang pada akhirnya tidak mendapatkan respon dari pihak rektorat. 

BEM Unsoed sebagai perwakilan dari mahasiswa meminta pihak rektorat untuk segera menghasilkan kebijakan yang tidak menimbulkan polemik di mahasiswa. Tuntutan ini dilakukan sehubungan dengan terbitnya Surat Edaran Kemendikbud (Dirjen Dikti), dan Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia (MRPTNI) tentang pedoman kebijakan bagi perguruan tinggi selama pandemi Covid-19.  

Lugas Ichtiar, selaku Presiden BEM Unsoed angkat bicara mengenai pemberian surat terbuka ini. “Pagi tadi kami ajukan kembali permintaan audiensi untuk kedua kalinya secara tertulis dan juga surat terbuka sebagai bentuk penekanan bahwa permintaan audiensi tersebut benar-benar serius. Jadi ada dua surat yang kami kirimkan ke rektorat pagi tadi. Surat permohonan audiensi dan surat terbuka,” ujarnya saat dihubungi via daring. 

Ia pun menambahkan, menurutnya pihak universitas selalu menghindar ketika diajak untuk menggelar audiensi. Terlebih lagi juga saling melemparkan tanggung jawab satu sama lain. Padahal, ini adalah hal biasa dalam iklim demokrasi guna mendengarkan aspirasi mengenai keluh kesah yang mahasiswa rasakan, dan itu merupakan salah satu bentuk kewajiban pihak universitas (red- rektorat) untuk memberikan wadah.  

Tidak hanya perwakilan organisasi yang geram, mahasiswa biasa pun ikut geram mengetahui hal tersebut. Salah satunya Fabian Ahmad Abizar, mahasiswa Ilmu Komunikasi FISIP Unsoed. Ia menanggapi tentang hal ini “Rektor merupakan pemangku kebijakan tertinggi di Unsoed yang mana seharusnya mendengarkan aspirasi serta kritikan dari mahasiswanya. Terlebih, kami mahasiswa menanti kepastian mengenai kebijakan yang tidak menimbulkan polemik di mahasiswa,” ujar Fabian Ahmad saat dihubungi via Whatsapp pada Jumat (8/4).

Reporter : Farhan Fauzi

Penulis : Farhan Fauzi

Editor : Laksmi Pradipta

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here