Studi Kuliah Kerja Lapangan Jurusan Hubungan Internasional Ditunda Sampai Waktu Yang Belum Ditentukan

0
53

Purwokerto, Cahunsoed.com – Kamis (11/04) Jurusan Hubungan International (HI) 2016 Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisip) Universitas Jenderal Soedirman, gagal berangkat untuk mengikuti Kuliah Kerja Lapangan (KKL) karena telah ditipu oleh oknum  Biro Perjalanan. Proses KKL tahun 2016 ditunda hingga perkara selesai dan pihak jurusan belum bisa memastikan kelanjutan studi KKL, dikarenakan psikologis mahasiswa masih terpukul atas kejadian ini.

“Kami belum bisa memutuskan, karena dilihat secara psikologis, teman-teman mahasiswa masih terpukul atas kejadian ini. Yang paling utama adalah mengobati luka teman-teman mahasiswa dulu. Setelah itu, kita akan mengadakan kumpul untuk berbicara dari hati ke hati. Semua keputusan mengenai kelanjutan KKL akan melewati proses musyawarah bersama,” ujar Muhammad Yamin, selaku Ketua Jurusan HI.

Seharusnya melakukan keberangkatan  ke Thailand pada tanggal 8 April 2019 untuk mengikuti kegiatan Kuliah Kerja Lapangan (KKL). Sebanyak 78 orang mahasiswa dan tiga orang dosen sudah berada di Bandara Soekarno-Hatta pada saat itu. Namun, ternyata  nama mereka tidak tercantum didalam daftar keberangkatan saat melakukan check-in. Setelah menunggu selama beberapa jam, tidak muncul kabar dari biro perjalanan sampai pesawat yang akan mereka tumpangi menuju ke Thailand sudah lepas landas.

“Saat mengetahui kita tidak terdaftar dalam perjalanan dan semakin yakin jika ini penipuan, kami (dosen) bertiga berbagi tugas. Salah satu dosen menenangkan mahasiswa, sedangkan saya dan Pak Agus menangkap pelaku,” Ujarnya.

Selain itu, Ketua Panitia KKL, Ade Kristiawan,  mengatakan bahwa teman-teman Hubungan Internasional 2016 masih berharap agar tetap bisa mengikuti kegiatan KKL bersama-sama.

“Saat ini kita masih fokus pada pengembalian dana dari pelaku dan untuk ke depannya kita masih sangat berharap akan tetap bisa berangkat bersama-sama walaupun tujuanya sudah tidak seperti yang sebelumnya,” Ujarnya.

Fakultas dan jurusan saat ini berfokus untuk pengembalian dana dari pelaku agar bisa digunakan untuk berangkat KKL kembali, “Sekarang ini, kami hanya fokus untuk mengumpulkan dana ganti rugi dari pelaku agar bisa berangkat kembali ke sana,” ujar Djarot Santoso, selaku Dekan Fisip Unsoed.

Reporter : Gufinda Risman, Devi Noviani, Adhytia Mahendra

Penulis : Devi Noviani

Editor : Fildzha Rani Nuryaningtyas

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here