Rombak Kurikulum, Fakultas Pertanian Unsoed Akan Mengadakan Seminar Proposal

0
21

Purwokerto- Cahunsoed.com, Selasa (26/3), Fakultas Pertanian (Faperta) Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), telah melaksanakan perombakan kurikulum pada tahun ini. Hasil perombakan kurikulum adalah akan diadakannya tahap Seminar Proposal (Semprop) bagi mahasiswa yang mengambil tugas akhir atau skripsi yang akan diberlakukan pada bulan September 2019. Sebelumnya, mahasiswa yang telah mengambil penelitian tugas akhir atau skripsi hanya melakukan tahap Seminar Hasil (Semhas).

Salah satu mahasiswa Jurusan Agribisnis 2016, Susi Ramadani, mengatakan bahwa dirinya siap mencoba pengalaman pertama melaksanakan semprop yang akan dilakukan fakultas mulai pada angkatan 2016.

“Memang ini baru pertama kali akan dilaksanain ya, tapi menurut aku sih bagus. Jadi nanti kita kayak latihan gitu di semprop, biar evaluasi semhas ga terlalu banyak. Karena kita udah belajar di tahap semprop itu sendiri sih,” katanya saat ditemui di Sekretariat Bersama.

Meskipun mahasiswa menyambut baik adanya Semprop tersebut. Wakil Dekan Bidang Akademik Faperta,  Heru Adi Djatmiko, enggan diwawancarai oleh Cahunsoed.com. Dia menyatakan bahwa kurang mengetahui tentang Semprop ini dan yang mengurus  kebijakan tersebut adalah Kepala Sub Bagian Akademik dan Kemahasiswaan.

“Iya yang lebih tau urusan semprop itu Kasubag Akademik, saya kurang tau.” Ujarnya saat ditemui diruangannya.

Namun, saat dikonfirmasi ke Kepala Sub Bagian Akademik dan Kemahasiswaan Faperta, Achmad Noor, mengatakan bahwa pelaksanaan sistem ini tetap dibawah naungan Wakil Dekan Bidang Akademik.

“Iya memang akan ada semprop, tapi pelaksanaannya tetap berada dibawah kebijakan Wakil Dekan Bidang Akademik, karena dia yang lebih tau. Kalo saya hanya menjalanan amanat dari pak wadek saja.” Ujarnya saat ditemui diruangannya.

Beliau juga mengatakan tujuan dari adanya tahap semprop ini adalah untuk melatih kecapakan public speaking mahasiswa diruang  publik.

“Diadakan seminar proposal itu hasil dari perombakan kurikulum 2019, tujuanya agar mahasiswa di gembleng supaya bisa mengemukakan pendapat dan mempertahankan hasil penelitian dimuka umum. Karena ini juga merupakan tuntutan, dimana banyak perusahaan yang minta ke kita supaya menghasilkan mahasiswa yang memiliki kecakapan public speaking yang baik.” Ujarnya.

Rencana tahap semprop ini akan mulai diberlakukan pada bulan september 2019, dimulai dari angkatan 2016 yang akan mengambil tugas akhir atau skripsi.

Reporter : Devi Noviani, Fildzha Rani Nuryaningtyas

Penulis : Fildzha Rani Nuryaningtyas

Editor : Erina Meila Hardianti

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here