Refleksi Konflik Agraria Melalui Panggung Budaya

0
87

Purwokerto-Cahunsoed.com, Rabu, (30/9), berkaitan dengan konflik agraria yang semakin marak di Indonesia, Laboratorium Sosial budaya Fakultas Ilmu Budaya dan Teater Texas mengadakan panggung kebudayaan. Acara diadakan sebagai bentuk solidaritas mahasiswa terhadap salah satu kasus kekerasan yang menyebabkan Salim Kancil, pejuang penolakan tambang pasir di Lumajang, Jawa Timur, tewas dianiaya.

Koordinator Lapangan, Ficky Firdaus menyatakan bahwa acara ini bertujuan untuk  membentuk wadah teman-teman mahasiswa khususnya mahasiswa FIB dalam menyampaikan pengetahuannya tentang Agraria sesuai metode yang mereka sukai. “Mahasiswa bisa tampil mengeluarkan pengetahuanya tentang agraria di sini sebagai pesan solidaritas atas peristiwa intimidasi yang dialami oleh petani,” kata Ficky.

Acara yang diadakan di pelataran kampus FIB ini di hadiri oleh beberapa mahasiswa, salah satunya Ghais, mahasiswa Sastra Inggris 2013, Ia mengapresiasi diadakannya acara yang mengangkat tema ‘Solidaritas Kasus Konflik Agraria Indonesia’. “Acaranya menarik, ngasih pengetahuan untuk kawan-kawan FIB tentang ketidakadilan yang dialami petani,” katanya.

Namun, acara yang dibuat sebagai bentuk solidaritas atas konflik agraria ini sepi antusias mahasiswa. Hal tersebut membuat Ghais merasa kecewa. Ia berharap kedepannya mahasiswa bisa lebih peka terhadap acara-acara yang membawa isu menarik, “Padahal acaranya bagus, tapi sepi karena mahasiswanya masih apatis,” ujarnya.

Panggung  budaya ini diselenggarakan untuk umum, tidak hanya sekadar orasi, panggung ini juga menampilkan treatrikal, puisi dan metode lainnya sesuai keinginan mahasiswa terkait konflik agraria. (DYH/FIT)

SHARE
Previous articleHari Perdamaian Dunia, Umat Beragama Serukan Perdamaian
Next articleMahasiswa Gelar Aksi Solidaritas Untuk Petani
Cahunsoed.com adalah Portal Berita Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) SOLIDARITAS Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Purwokerto yang menyajikan berita dan kejadian-kejadian seputar dunia kampus, pendidikan, pemuda, kreativitas, serta berita seputar Banyumas. Selain itu, kami senantiasa menjadi “watch dog” atau kontrol kuasa atas kebijakan-kebijakan kampus.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here