Pemboikotan Wartawan, BEM Unsoed Berikan Pembelaan

0
228
Mahasiswa baru saat pemecahan Rekor Muri di Graha Widyatama Unsoed.

Purwokerto, Cahunsoed.com – Jumat (16/8), sikap BEM Unsoed beserta koleganya memberikan pembelaan terhadap aksi boikot wartawan dalam acara pemecahan Rekor Muri Universitas Jenderal Soedirman pada Rabu (14/8).

Menurut Ketua BEM Unsoed, Fatih Fida’ain, memberikan pembelaan jika yang terjadi hanyalah miss komunikasi saja. “Itu hanya miss komunikasi saja antara wartawan dengan panitia bidang media, lagipula acaranya tetap lancar dan pejabat yang hadir tetap dapat menikmati,” katanya.

Selain itu, miss komunikasi ini terjadi akibat sebagian wartawan yang telat. “Mungkin memang miss komunikasi ini disebabkan sebagian wartawan itu yg datang ketinggalan ikut briefing,” lanjutnya.

Pada Rabu siang, para wartawan datang ke lokasi.sebagaimana undangan yang diberikan Unsoed sepekan sebelum acara diselenggarakan. Sesampainya, ada arahan dari panitia untuk briefing dalam pemilihan spot-spot pengambilan gambar.

Baca juga : https://cahunsoed.com/unsoed-naikan-level-ukt-mahasiswa-baru-saat-registrasi-fisik/

Menurut salah satu wartawan Antara, Sumarwoto, mengatakan jika spot yang diberikan tidak memenuhi kebutuhan jurnalis. “Spot-spot yang diarahkan panitia itu tidak bisa memenuhi kebutuhan jurnalis karena sebagian besar berada di pinggiran arena, ada pula yang bisa diambil dari depan namun harus sesuai dengan arahan panitia. Padahal, kebutuhan gambar foto atau video jurnalistik berbeda dengan dokumentasi, harus sesuai dengan etika jurnalistik dan bukan sekedar mendokumentasikan sesuai keinginan pihak yang mengundang,” katanya.

Beberapa wartawan lainnya mencoba bernegosiasi untuk mengambil gambar dari jalur tengah, namun pada saat melangkah ke depan panitia melarang untuk mengambil gambar dari posisi tersebut. “Kami wartawan semuanya telah sepakat, jika memang tetap dipersulit atau dibatasi dalam pengambilan gambar, kami lebih baik tidak meliput kegiatan tersebut,” lanjutnya.

Surat permohonan maaf dari pihak BEM.

Sementara Ketua Soedirman Student Summit (S3), Baref Ramadhan, mengatakan jika semua permasalahan terkait hal ini sudah terselesaikan. “Sudah clear semua problem-nya. Tinggal kita semua follow up, kemudian menjaga kembali hubungan antara wartawan dengan Unsoed,” katanya.

Pihak BEM, Panitia S3 dan pihak Humas maupun rektorat sudah berunding untuk menemukan solusi, diantaranya kita akan tetap meminta maaf kepada wartawan atas kejadian yang sekiranya mengganggu para wartawan dalam liputan.

Reporter: Erina Meila Hardianti, Gufinda Risman

Penulis: Gufinda Risman

Editor: Erina Meila Hardianti

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here