Mekanisme UTS Kembali Berubah, Mahasiswa Keberatan

0
22
Mahasiswa sedang melaksanakan ujian di dalam ruang kelas. (Gufinda Risman/Cahunsoedcom)

Purwokerto, Cahunsoedcom – Selasa (15/10), Mekanisme Ujian Tengah Semester (UTS) di FISIP kembali berubah. Perubahan terlihat dari jadwal yang dipadatkan dalam satu minggu dan penambahan sesi perhari. Hal tersebut berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.

Menurut Wakil Dekan Bidang Akademik, Luthfi Makhasin, mengatakan perubahan mekanisme UTS karena hasil evaluasi dan arahan dari rektor. “Perubahan mekanisme UTS ini karena hasil evaluasi semester kemarin, dosen dan mahasiswa ingin kembali ke sistem terjadwal. Selain itu, ada arahan dari rektor jika semua proses akademik harus selesai di bulan Desember,” katanya.

Baca juga : https://cahunsoed.com/pembangunan-gedung-tiga-lantai-mulai-dilakukan/

Ia juga menambahkan dosen diberikan kebebasan untuk memilih jenis UTS yang bervariasi dan dipastikan tidak ada bentrok.  “Dalam waktu satu minggu, dosen diberikan kebebasan untuk memilih jenis UTS yang bervariasi jadi tidak harus di kelas. Bisa dipastikan tidak akan ada bentrok karena sudah melalui simulasi akademik, sehingga tidak lebih dari dua kali dalam sehari,” katanya.

Namun, salah satu mahasiswa Sosiologi 2017, Kekal Mulyana, mengatakan dirinya keberatan dengan perubahan tersebut. “Keberatan kalau mekanisme UTS lagi-lagi berubah. Dari terjadwal selama dua minggu, tidak terjadwal, sekarang dipadatkan menjadi satu minggu. Apalagi tidak ada penjelasan dari pihak fakultas, tiba-tiba hanya ada surat edaran saja,” katanya.

Selain itu, mahasiswa Ilmu Administrasi Negara 2016, Deska Setya Rini, mengatakan hal ini disebabkan karena pihak fakultas tidak konsisten dalam perencanaan. “Dari perubahan-perubahan ini jelas terlihat fakultas tidak konsisten dari waktu ke waktu. Belum maksimal dalam merancang sistem ujian, sehingga sistemnya bukan mempermudah malah menyulitkan,” katanya.

Reporter : Huqqy Pratanda-MG, Febrianti Rahmalia-MG, Hafiza Ardani-MG, Ratna Ayu-MG

Penulis : Huqqy Pratanda-MG

Editor : Erina Meila Hardianti

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here