Mahasiswa Tuntut Gubernur Jalankan Putusan MA

0
6

Purwokerto, Cahunsoed.com – Senin (19/12), Mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Banyumas Bergerak menuntut Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo melaksanakan Putusan Mahkamah Agung (MA) Nomor 99 PK/TUN/2016. Tuntutan disampaikan pada saat Gubernur Jawa Tengah akan meresmikan pembangunan Rita Mall, Senin (19/12) di Alun-Alun Purwokerto.

Koordinator Aksi, Marsha Azka mengatakan Gubernur Jateng harus menjalankan putusan MA yaitu mencabut izin lingkungan PT. Semen Gresik yang sekarang diganti menjadi PT. Semen Indonesia. “Putusan belum dijalankan gubernur malah menerbitkan izin yang baru” kata Azka.

Saat menemui peserta aksi di Pendopo Bupati Banyumas, Ganjar berdalih itu hanya addendum (red: ketentuan tambahan peraturan). Mengenai putusan MA dia tidak akan memutuskan hingga waktu maksimal melaksanakan putusan yaitu enam puluh hari setelah diputuskan. “Saya baru akan memutuskan mengenai pabrik semen tanggal 17 Januari 2016” kata Ganjar.

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, audiensi dengan peserta aksi
di Pendopo Bupati Banyumas. (CAHUNSOEDCOM/Candra Darmawan)

Peserta aksi, Ragil Chandra kecewa karena belum ada sikap yang jelas dari Ganjar Pranowo. “Sangat disayangkan karena ia selaku gubernur menggantungkan nasib warga Kendeng mengenai konflik pabrik semen yang seharusnya cepat diselesaikan,” kata Ragil.

Ia juga menyayangkan singkatnya waktu dialog, sehingga isu lain seperti Rita Supermall yang justru diresmikan oleh Ganjar tidak sempat terbahaskan. “Padahal masih menuai banyak persoalan seperti relokasi PKL, masalah perda yang dilanggar, tapi malah ngga terbahaskan,” katanya.Peserta aksi, Ragil Chandra kecewa karena belum ada sikap yang jelas dari Ganjar Pranowo. “Sangat disayangkan karena ia selaku gubernur menggantungkan nasib warga Kendeng mengenai konflik pabrik semen yang seharusnya cepat diselesaikan,” kata Ragil.

Peserta aksi lainnya Imron Rosyadi berharap, pemerintah melakukan pembangunan lebih berpihak kepada rakyat kecil dan alam. “Semestinya pemerintah bisa menentukan pembangunan yang berpihak pada rakyat bukan pada investor,” katanya. (Muhammad Rijal/ Darmawan Candra)

Ed: Triana Widyawati

SHARE
Previous articleSejumput Sajak untuk Aktivis Kekinian
Next articleFIB Kekurangan Fasilitas untuk Kuliah dan Kegiatan Mahasiswa
Cahunsoed.com adalah Portal Berita Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) SOLIDARITAS Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Purwokerto yang menyajikan berita dan kejadian-kejadian seputar dunia kampus, pendidikan, pemuda, kreativitas, serta berita seputar Banyumas. Selain itu, kami senantiasa menjadi “watch dog” atau kontrol kuasa atas kebijakan-kebijakan kampus.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here