LBH Yogyakarta: Tarif UKT Unsoed Bersumber Hukum Siluman

0
222

Cahunsoed.com – Purwokerto, Jumat (5/7). Bersama dengan lembaga bantuan hukum dari Yogyakarta, savesoedirman mengadakan diskusi tentang kejanggalan sumber hukum SK Rektor. Forum ini dihadiri oleh beberapa mahasiwa Angaktan 2012 dari berbagai fakultas, BEM, dan LPM.

Natalia Kristianto, Perwakilan LBH Yogyakarta, menjelaskan tentang masalah yang terjadi pada SK Tarif UKT. “Permendikbud mengenai Tarif UKT ini dikeluarkan pada tanggal 23 Mei 2013, sedangkan SK Rektor dikeluarkan pada tanggal 15 April 2013. SK rektor Unsoed yang keluar terlebih dahulu daripada Permendikbud, seperti bersumber hukum siluman dan terlalu memaksakan” kata Natalia Kristianto selaku wakil dari LBH Yogyakarta.

Mahasiswa yang hadir dalam pertemuan tersebut menyatakan ingin menindak lanjuti kasus ini dengan melakukan gugatan melalui Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN). “Kita kan udah jalan jauh, kita udah sampai garakan dan occupy segala. Nanggung kalau Cuma sampai sini, saya juga pengin masalah UKT bisa dituntaskan “ ujar tukiban mahasiswa sosiologi 2012

Tujuan mengajukan gugatan kepada PTUN adalah agar SK rektor mengenai Tarif UKT dicabut, dangan begitu mahasiswa angkatan 2012 tidak perlu membayar tarif UKT yang telah ditetapkan oleh rektor. “Jika SK dicabut maka kembali ke sistem sebelumnya atau SPP” ungkap Natal. (Vita)

SHARE
Previous articlePentas Posesif (Pekan Olahraga dan Seni FISIP)
Next articlePameran Purbakala berlangsung Sepi
Cahunsoed.com adalah Portal Berita Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) SOLIDARITAS Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Purwokerto yang menyajikan berita dan kejadian-kejadian seputar dunia kampus, pendidikan, pemuda, kreativitas, serta berita seputar Banyumas. Selain itu, kami senantiasa menjadi “watch dog” atau kontrol kuasa atas kebijakan-kebijakan kampus.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here