Puluhan Seniman Purwokerto Gelar Aksi Mengenang Soetedja

Purwokerto - Cahunsoed.com, Jumat, (27/3), Puluhan seniman Purwokerto gelar panggung pementasan kenang Soetedja, menjelang eksekusi pembongkaran Gedung Soetedja April nanti. Gelaran aksi dengan tema, ‘Dhungkar Soetedja’ bertujuan sebagai bentuk protes para pegiat seni Purwokerto atas penghilangan simbol aktivitas seni di Purwokerto. Hal tersebut di utarakan...

TOPENG

Oleh: Maulida Larasati Langkah pertama menjajaki kampus baru, telah banyak lalu lalang orang yang menawan di depan mataku. Cantik dan tampan, kelihatan baik, berwibawa, bijaksana. Tentu saja keren dan gaul, tidak akan hal yang cacat dalam setiap hiasan wajah setiap elemen yang kulihat hari ini,...

PUISI: Rupa Babi

Oleh: Fahri Abdillah Hei rupa babi Gagah sekali kau berdiri Berkicau layaknya burung nuri Seakan baik-baik saja hari ini Hei kau rupa babi Omong kosong apa lagi ini Mengaku pro demokrasi Masalah kami saja kau tak peduli Hei kau, ya kau ini Dasar rupa babi Tak punya hati nurani Sampai kau rampas hak kami Ingatlah rupa babi Kau...

Satu Langkah Kecil

Oleh. Pembarep Wisnu* Ibukota, yang berarti ibu dari semua kota Kota yang isinya hampir masyarakat urbanisasi Kota yang kecil dan hampir tenggelam ini Dari sampah pabrik sampai sampah masyarakat, semuanya ada Kerap banjir datang kau bilang bencana Kemarau berkunjung kaubilang petaka Tapi kau biarkan orang-orang serakah mengeruk hakmu termasuk tanahmu Sedangkan drainase...

Kisah Selembar Uang

Oleh: Afrianti Eka Pratiwi* Aku selembar kertas dengan nilai. Aku mampu membuat orang menjadi gila. Aku dikejar banyak orang, dijadikan sebuah alat penentu kehidupan masa kini. Pengap. Gelap. Aku bersama teman-temanku terjebak di sebuah tempat yang sempit ini. Beberapa detik kemudian cahaya lampu neon entah berapa watt...

Maafkan Bapak, Anakku

Oleh: Khaerunisa* Hujan deras mengguyur Kota Purwokerto dari pagi tadi, keramaian kota berkurang, tak banyak orang yang hilir mudik di trotoar, hanya kendaraan bermotor yang tetap meramaikan jalanan kota ditambah dengan warna-warni jas hujan para pengendara motor. Namun para pedagang di alun-alun kota tetap setia menunggu para pembelinya,...

Kesadaranku

Oleh : Ibnu Yana Syarifudin* Masih berpikir disini Dalam sebuah keheningan Masih tak paham dengan selaksa kehidupan yang tak jarang berujung kenistaan Mungkin aku yang malas mencari arti kebisuan malam Atau aku yang bosan dengan sebuah peran Dan akhirnya kesadaranku inilah yang menghanyutkan dan menenggelamkanku pada kebohongan, semua yang kuucapkan menjadi bukan diriku. Dan...

Terjangan Sang Waktu

Oleh : Uray Shita Damayanti* Waktu terus berputar sesuai pesanan, akan datang dan akhirnya datang juga. Waktu terus berdetik, terus akan memutar menit, dan menerbitkan jam. Waktu terus berlalu, waktu terus berjalan mengikuti hari, bulan, dan tahun. Waktu memang tidak bisa berkata sebaris kata penyejuk...

MOST POPULAR

ADVERTORIAL

HOT NEWS