Seper Empuan

Oleh: Dyan Suci P   Muda bersahaja Ketika senja meronta Perempuan bukan buta Melihat timbangan miring padanya Hempas, tekan.. remehkan, biasa sudah Bukan menolak Bukan merengek meminta Harga diri itulah hak Bukan didominasi Wanita berhak tanpa meminta Wanita harus tanpa dihina Wanita bisa tanpa diremehkan Wanita ada eksistensinya -8 Maret 2018- Mahasiswa Ilmu Komunikasi 2016

Menuju Luasnya Dunia

Oleh: Essy Rachmi Pudila Setinggi langit di angkasa Impian dan cita-citakuSeluas laut di samudera Sepekat kopi hitam pagi hari Segelap langit malam hari Arah dan tujuanku Tak sebanding dengan asaku Suram Ketika langit menunjukkan mentarinya Seberkas cahaya datang Mengantarkanku ke sebuah gerbang Gerbang menuju jendela cakrawala Untuk membuka pintu surga dunia Membaca Sebuah lentera terang Pengantar menuju tempat yang...

(Katanya) Kampus Rakyat

Oleh : Neris Anisti   Di sini kampus rakyat Berbagi ilmu pengetahuan untuk membebaskan masyarakat Dari segala permasalahan hidup yang menjerat  (Konon)Di kampus rakyat Tak perlu mengeluarkan biaya besar Untuk mencetak sarjana-sarjana pintar Tak usah khawatir soal akses masuk Bersyarat lulus tes, siapapun berhak duduk Menikmati segala hal di kampus Hingga tiba waktunya lulus (Kabarnya) Di...

Sejumput Sajak untuk Aktivis Kekinian

Oleh : Muflih Fuadi Sesosok tua tiba di selasar kantin kampus ku Ikut bersua dengan anak anak muda Aktivis kiranya sebutan untuk mereka Tak dinanya dia berkhotbah dengan jumawa Begini kira khotbahnya Hai kau kelas menengah Lidahmu sok progresif Berbenturan dengan kenyataan objektif kau pasif Hai kau kelas menengah Ujarmu selalu tentang aksi Tapi turba ala...

Sang penguasa Indonesia

Oleh: Dian Rosdiani* Ekonomi Peradaban Pendidikan Sebagian realitas penguasaan Julukan macan Asia bukan lagi milik negeri ini Tertutupi simbolik sang adidaya adikuasa Tanah kita, harta kita Nominal membutakan, Dan melahirkan otak otak bodoh Boneka boneka pintar tapi tidak cerdas Terkalahkan otak otak bernafsu Gersang, penuh keringat Tak menghasilkan raga, tapi untuk mereka Negara sang penguasa Indonesia * Penulis merupakan mahasiswa...

PUISI: Rupa Babi

Oleh: Fahri Abdillah Hei rupa babi Gagah sekali kau berdiri Berkicau layaknya burung nuri Seakan baik-baik saja hari ini Hei kau rupa babi Omong kosong apa lagi ini Mengaku pro demokrasi Masalah kami saja kau tak peduli Hei kau, ya kau ini Dasar rupa babi Tak punya hati nurani Sampai kau rampas hak kami Ingatlah rupa babi Kau...

MOST POPULAR

ADVERTORIAL

HOT NEWS