Aliansi Banyumas Bergerak Tuntut Isu Agraria Dituntaskan

0
7
Purwokerto, Cahunsoed.com – Rabu (12/14),  Aliansi Banyumas Bergerak mengadakan aksi dalam rangka memperingati HAM Internasional 10 Desember, pada Rabu sore (14/12). “Banyak kasus pelanggaran HAM yang belum terungkap terutama soal petani,” kata Marsha Azka Koordinator Aksi.
Aksi ini mengkampanyekan kasus HAM yang terjadi pada ribuan petani yang kehilangan hak tanahnya, khususnya di Desa Darmakradenan, Ajibarang, Banyumas. Masyarakat Desa Darmakradenan bersengketa dengan PT. Rumpun Sari Antam (PT.RSA) mengenai Hak Guna Lahan (HGU). Perusahaan juga dibantu oleh aparat TNI KODAM IV DIPONEGORO yang mengintimidasi para petani. Salah satu peserta aksi Adhyatma Riyanto mengatakan, pelanggaran atas kaum tani yang sudah sering terjadi harus segera diselesaikan.
“Penuntutan kasus pelanggaran HAM di Indonesia, salah satunya yaitu petani yang kehilangan tanahnya” kata Ryan.
Selain itu,  aksi ini merupakan bentuk solidaritas terhadap aksi petani yang tergabung dalam FPR (Front Perjuangan Rakyat) di Semarang. Petani menuntut penghentian pembangunan infrastruktur yang mengancam tanah mereka dirampas. “Salah satunya membawa tuntutan persoalan agraria dan buruh serta persoalan yang dialami mahasiswa,” kata Thomy Adam.
Aksi yang terdiri dari berbagai organisasi mahasiswa juga tak luput menyuarakan tentang hak pendidikan dan permasalahan diskriminasi gender terhadap kaum perempuan. “Aksi ini penting karena isu HAM sekarang mulai dilupakan pemerintah, seperti isu pendidikan yang jadi poin utama HAM hari ini,” ujar Muhammad Surya Abadi salah satu peserta aksi sore itu.
Adapun tuntutan yang diusung oleh Aliansi Banyumas Bergerak antara lain pemerintah Kabupaten Banyumas menghentikan perpanjangan HGU PT RSA Darmakradenan, menolak perda no 16 tahun2015 tentang penyakit masyarakat, berikan perlindungan terhadap korban kekerasan perempuan dan anak, melaksanakan wajib belajar 12 tahun di Banyumas, dan mendukung aksi petani di Semarang. (Diyah Isti/ Supriyatin)

Ed : Triana Widyawati

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here