Penerimaan Mahasiswa Baru Tanpa Jas Almamater

0
4


Mahasiswa angkatan 2017 mengikuti rangkaian PMB tanpa Almamater

 Purwokerto, Cahunsoed.com – Selasa (22/8), Penerimaan mahasiswa baru dilakukan tanpa memakai jas almamater pada Senin (21/8). Kekecewaan pun dirasakan mahasiswa baru, pasalnya berulangkali jadwal pembagian jas almamater diundur. “Seharusnya saat gladi resik tanggal 20 Agustus sudah dibagikan, jadi saat upacara penerimaan bisa dipakai, tapi malah sampai sekarang belum dapet,” kata Laely Indah, Akuntasi 2017.

Mahasiswa juga sempat kecewa dengan adanya pengumuman yang berbunyi “karna ada ‘BYK’ maba kurang disiplin (ilang”an, cabut tanpa ijin. Jadi konsekuensinya jas almamater tidak dibagi hari ini, ini keputusan pihak rektorat. Sekali lagi mohon maaf teman-teman. Hal tersebut disampaikan pada saat gladi resik dan di grup chat kelompok mahasiswa baru.
“Kita kecewa dengan pengumuman seperti itu, padahal kita mengikuti semua rangkaian acara penerimaan,” kata Syamsul Maarif, Pertanian 2017.
Agenda dan Perlengkapan Penerimaan Mahasiswa Baru 2017

Namun Ketua Panitia Expo UKM dan Kuliah Umum dari mahasiswa, Setyo Utomo, menyanggah pernah mengeluarkan pemberitahuan penundaan jas almamater. “Itu hanya oknum yang memberi pengumuman seperti itu dan improvisasi mahasiswa baru yang melebih-lebihkan,” kata Setyo.

Penjelasan dari Ketua Pantia Expo UKM dan Kuliah Umum dari pihak universitas, Hari Prasetijo, mengatakan kalau dirinya tidak tahu-menahu terkait pemberitahuan alasan ditundanya pembagian jas almamater. “Itu bukan kapasitas saya terkait pembagian jas almamater,” kata Hari saat ditemui di Gedung Auditorium Graha Widyatama.
Jas Almamater di Ruang Registrasi Unsoed

Terlambatnya pembagian jas almamater mendapat klarifikasi langsung dari pihak Unit Layanan Pengadaan (ULP). Menurut Kepala ULP Rasyid Mustofa, jas almamater belum bisa dibagikan dengan alasan terdapat keterlambatan penggarapan. “Karena tidak memenuhi syarat dan gagal lelang, jadi penggarapannya molor,” kata Rasyid saat ditemui diruangannya.

Menurut Rasyid, waktu pengerjaan ditetapkan tanggal 1 sampai 31 Agustus. Namun, penyebab mepetnya waktu pengerjaan Rasyid enggan menjelaskan. “Tanyakan saja pada WR I, beliau sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK),” katanya. Di hadapan 4.774 mahasiswa, Rasyid mengatakan jas almamater akan dibagikan maksimal tanggal 31 Agustus. (SUPRIYATIN/ FAUZIYAH HANIFAH)
Editor: Muhammad Rijal

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here